Terutama untuk peralatan dapur komersial seperti meja stainless, sink, rak dapur, dan kitchen set, kualitas pengelasan menjadi faktor yang sangat krusial. Salah satu hal yang sering ditanyakan adalah: mengapa pengelasan stainless harus memakai gas Argon?
Jawabannya berkaitan langsung dengan kekuatan, kebersihan, dan ketahanan karat pada hasil las.

Apa Itu Pengelasan Argon pada Stainless?
Pengelasan argon umumnya dikenal sebagai las TIG (Tungsten Inert Gas). Pada metode ini, gas Argon digunakan sebagai gas pelindung untuk melindungi area las dari udara luar, terutama oksigen dan nitrogen.
Gas argon bersifat inert (tidak bereaksi), sehingga sangat cocok untuk material sensitif seperti stainless steel.
Alasan Stainless Harus Dilas Menggunakan Argon
1. Mencegah Oksidasi dan Karat
Stainless steel mengandung chromium yang berfungsi sebagai pelindung karat.
Jika proses pengelasan terkena oksigen berlebih, lapisan ini bisa rusak dan menyebabkan:
-
Lasan menghitam
-
Permukaan rapuh
-
Risiko karat di kemudian hari
👉 Argon melindungi area las agar tetap bersih dan anti karat.
2. Hasil Las Lebih Rapi dan Halus
Pengelasan argon menghasilkan:
-
Sambungan las lebih halus
-
Minim percikan
-
Tampilan lebih profesional
Ini sangat penting untuk produk seperti:
-
Sink dapur stainless
-
Meja kerja dapur Hotel & Restoran
-
Rak dapur terbuka (open kitchen)
Karena selain kuat, tampilan juga harus higienis dan estetis.
3. Sambungan Lebih Kuat dan Tahan Lama
Las TIG dengan argon mampu:
-
Menyatukan stainless secara merata
-
Mengurangi porositas (lubang mikro)
-
Menjaga struktur logam tetap stabil
Hasilnya, peralatan dapur lebih kokoh, tidak mudah retak, dan tahan penggunaan jangka panjang.
4. Lebih Aman untuk Peralatan Makanan
Dalam standar dapur profesional (Hotel, Restoran, Katering, Bakery), kebersihan adalah prioritas.
Lasan tanpa argon berpotensi:
-
Kasar
-
Menyimpan sisa kotoran
-
Sulit dibersihkan
Dengan argon, hasil las:
-
Lebih rapat
-
Mudah dibersihkan
-
Food grade friendly
5. Mengurangi Risiko Cacat Las
Tanpa gas argon, pengelasan stainless bisa mengalami:
-
Warna kebiruan atau kehitaman
-
Retak halus
-
Las tidak menyatu sempurna
Gas argon membantu mengontrol panas dan menjaga kualitas sambungan.

Apakah Semua Stainless Wajib Dilas Argon?
Untuk kebutuhan industri dapur komersial, jawabannya: YA, sangat dianjurkan.
Terutama pada:
-
Stainless 304
-
Produk untuk kontak langsung dengan makanan
-
Peralatan dapur profesional
Pengelasan tanpa argon biasanya hanya digunakan pada pekerjaan non–higienis atau konstruksi kasar.
Kesimpulan
Pengelasan stainless harus memakai argon karena berpengaruh langsung pada:
-
Ketahanan karat
-
Kekuatan sambungan
-
Kebersihan
-
Tampilan produk
Bagi produsen peralatan dapur stainless seperti meja, sink, dan rak dapur, penggunaan argon bukan sekadar pilihan, melainkan standar kualitas.
Jika Anda mencari produk stainless dengan las rapi, kuat, dan tahan lama, pastikan dibuat dengan pengelasan argon yang benar.
